Artikel Blog

Pencak Ular

Pimpinan Bapak Engkun
Desa Samarang Kecamatan Samarang 
Kabupaten Garut
 

Pencak Ular sebenarnya sama saja dengan pencak silat lainya, dimana pesilat atau pemain memperagakan keterampilannya mengolah gerak dan Jurus-jurus pencak silat. Perbedaannya adalah pada pesilat yang membawa ular berbisa tatkalamemperagakan jurus-jurusnya itu.

Ular yang dipergunakan dalam atraksi pencak ular ini pun bukanlah ular peliharan, tetapi ular liar yang sengaja mereka cari begitu kelompok kesenian ini mendapatkan pesanan untuk  tampil. Dengan demikian para pesilatnya mulai anak-anak hingga dewasa tentunya sudah kebal terhadap bias ular tersebut.

Sedangkan jalannya pertunjukan dan waditra (alat musik) yang dipergunakan sama saja dengan penampilan Pencak Silat umumnya : sebelum tampil dan tatkala memperagakan jurus-jurus awal (pembuka) pesilat menyimpan ularnya di balik baju sehingga ketika puncak pertunjukan berulah ular-ular itu di ambil dari balik bajunya.

Untuk mengundang kelompok seni pencak ular ini tidak bisa mendadak, karena paling tidak seminggu sebelum pertunjukan para pemain terlebih dahulu harus berburu ular ke sawah, ladang hingga hutan pinggiran desa mereka.

Begitulah sekilas mengenai pertunjukan kesenian tradisional Pecak Ular yang menarik sekaligus menegangkan bagi penonton.